Lintas Buku, Lintas Wawasan

bunchofboysreading

Kalian yang pecinta buku pasti pernah merasa senangnya dapat rekomendasi buku baru yang kalian baca terus suka. Buat para pembaca yang memiliki jiwa petualang, mendapatkan rekomendasi buku dari genre lain yang kalian baca lalu suka juga pasti senang. Gimana kalau kalian dapat buku gratis dari orang lain, dan bisa berbagi buku kalian dengan orang lain yang belum tentu kalian kenal? Inilah konsep dari Bookcrossing.

Bookcrossing adalah cara komunikasi tanpa suara yang dilakukan para pecinta buku sejak dulu, dengan meninggalkan buku dan bahan bacaan lain di tempat umum ketika sudah tidak diperlukan lagi agar ditemukan orang lain. Dengan komunitas di seluruh dunia, bookcrossing bahkan sudah memiliki konvensi setiap tahunnya, dengan tempat yang selalu berbeda di berbagai negara. Bukan hanya konvensi resmi, ada banyak juga konvensi bookcrossing tidak resmi yang diadakan sepanjang tahun di berbagai negara.

Saking populernya, beberapa negara seperti Singapura mendirikan ‘hotspot’ untuk bookcrossing, tempat-tempat umum di mana kita bisa menaruh dan mengambil buku-buku dari para peserta bookcrossing. Tempat ini bisa berupa kafe, restoran, atau tempat-tempat umum lain dan berfungsi sebagai tempat bertukar buku sekaligus menarik lebih banyak orang untuk mengikuti bookcrossing.

Berbagi buku berarti berbagi pengetahuan dan wawasan ke orang lain yang mungkin aja membutuhkan wawasan itu. Jadi jangan kira berbagi buku hanya berbagi barang, bisa aja kalian membuat hidup seseorang jadi lebih baik!

Yang mau buku gratis, yuk klik foto di bawah ini, pastinya dari Babacucu!

1438916890-1597686191

Dari Sampah Jadi Harta Karun

fs_t2t_maintitle1

One man’s trash is another man’s treasure, begitu bunyi sebuah pepatah bahasa Inggris. Ada kalanya hal-hal yang dibuang orang justru bisa jadi barang yang sangat berharga di tangan orang lain. Bahkan ‘berharga’ ini bisa benar-benar dihargai jutaan, loh! Nggak percaya? Simak aja beberapa cerita sampah yang bernilai tinggi banget ini!

ancient-mayan-artifacts

Nick DiMola, seorang pekerja pembuangan sampah, diminta untuk membersihkan apartemen seorang seniman yang baru saja meninggal saat itu dan menemukan sebuah tong karton yang dia simpan di gudang. Beberapa tahun kemudian, karena penasaran, tong itu dibuka dan ternyata isinya adalah artefak-artefak suku Maya kuno dari tahun 300 SM-500 M, yang ditotal bernilai lebih dari 16 ribu dolar!

one-valuable-laptop

Sampah juga bisa jadi kunci memecahkan kasus. Isi file dan email dari sebuah laptop yang ditemukan dibuang menjadi bukti kunci untuk mendakwa Fabrice Tourre, yang terlibat kasus penipuan finansial. Ingat, jangan lupa menghapus file sebelum membuang atau melungsurkan gadget!

declaration-of-independence

Bukan hanya sampah, barang bekas juga bisa jadi tempat penemuan bersejarah. Di Pennsylvania, seseorang membeli lukisan berharga 4 dolar di pasar loak dan ketika lukisannya dilepas dari bingkainya, ada kertas kecil yang ternyata adalah satu dari 24 salinan Declaration of Independence, teks proklamasi Amerika yang disebarkan ke penjuru negeri untuk menyebarkan berita kemerdekaan Amerika.

Siapa yang bisa ngira barang-barang bekas bisa jadi tempat bersembunyinya harta karun? Makanya, yuk pilah-pilah barang bekas dengan benar! Kalau udah dicari dan nggak ada barang berharganya, masih ada kemungkinan barangnya bisa dipakai orang lain, loh. Daripada dibuang, Babacucuin aja!

14_banner_20141204-173951_banner-babacucu-new

Berbagi Makanan? Kenapa Nggak?

sharing-food

Makan bareng dan berbagi makanan mungkin terkesan kayak hal yang sangat sepele dan nggak penting. Tapi ternyata banyak banget keuntungannya dari hal yang sangat sepele ini. Bahkan ada bukti ilmiahnya, yuk simak!

Dari studi peneliti di University of Antwerp, Belgia, ditemukan bahwa berbagi makanan saat makan bersama, terutama pada anak-anak, akan membangun kepribadian yang altruistik di masa dewasanya. Orang-orang yang dulu berbagi makanan di masa kecilnya lebih cenderung bersifat pro-sosial dan cenderung melakukan hal-hal seperti menjadi sukarelawan, menawarkan kursinya di kendaraan umum, dan kebaikan-kebaikan kecil lainnya.

Berbagi makanan di sini berarti makan bersama dengan ‘makan tengah’, di mana piring-piring makanan ditempatkan di meja dan semua orang bebas mengambil makanan, bukan makan bersama di mana semua orang masing-masing memesan menu sendiri. Menurut peneliti-peneliti, situasi yang dibentuk di mana semua orang yang duduk di meja terdorong untuk tidak rakus dan membagi makanannya dengan orang lain inilah yang membentuk pribadi altruistik.

Apa ada alasan lagi buat nggak sering-sering makan bareng? Bukan hanya enak dan bisa nyobain segala macam makanan di meja, pribadi berbagi kita juga bisa diasah!

Let’s Go Jets! From Zero to Champions

19702026_1186430751484568_7107144506617817508_n

Lagi pengen film feel-good buat seseruan bareng teman-teman minggu depan? Let’s Go Jets siap menghibur kalian! Film yang dibesut Hayato Kawai dan dibintangi Suzu Hirose ini bakal mendatangi layar-layar bioskop Indonesia tanggal 19 Juli!

Let’s Go Jets diadaptasi dari cerita nyata tim cheerleading dari Jepang yang memenangkan kompetisi di Amerika tahun 2009. Film ini menceritakan Hikari, siswi SMA yang bergabung dengan tim cheerleader yang baru saja dibentuk dari tim baton twirling untuk menyemangati pacarnya, Kosuke, di tim sepakbola sekolahnya.

Hikari yang tidak memiliki pengalaman cheers sama sekali harus berjuang dan belajar di bawah instruktur mereka yang sangat keras, Ms. Saotome. Perjuangan Hikari bersama tim cheersnya yang harus terus berlatih untuk berkompetisi di dalam USA Cheerdance Championship ini menarik banget untuk disimak, dibalut di dalam bumbu komedi dan sedikit drama.

Penasaran? Babacucu punya tiket untuk kalian nonton premierenya tanggal 13 Juli, GRATIS! Gimana caranya? Gampang, tinggal klik aja poster di bawah ini!

1499314748-1280339471

Menjaga Semangat Berbagi Setelah Lebaran

office-sharing

Lebaran sudah selesai, saatnya kita kembali kerja dan sekolah. Tapi apa berarti berbaginya udah selesai di situ aja? Nggak dong! Di rumah maupun di kantor, semangat berbagi harus tetap ada. Nggak usah dari hal yang besar-besar, cukup dimulai dari yang kecil.

Salah satu yang paling simpel adalah berbagi makanan pas jam makan siang. Kalau lagi makan rame-rame dan kebetulan makanan kalian lagi banyak, apa salahnya bagi-bagi sama teman dikit? Mau ditukar dengan makanan mereka juga boleh, jadi kalian bisa saling coba makanan.

Pada saat ngerjain tugas dan kerjaan, kalau punya waktu lebih dan emang masalahnya kita ngerti, nggak ada salahnya kita bagi-bagi pengetahuan dan bantu teman kita yang membutuhkan.

Nggak bisa melakukan yang dua di atas? Berbagi senyum aja udah cukup loh, selain membuat orang lain senang, mood kita juga akan terangkat. Win-win, kan?

Setelah lebaran, semangat berbagi jangan sampai kendor ya! Terus berbagi!

14_banner_20141204-173951_banner-babacucu-new

Mengintip Tradisi Berlebaran Dunia

43tradisi-lebaran-di-tanah-air1

Lebaran di Indonesia selalu identik dengan ketupat, mudik, dan THR. Apakah di luar negeri juga kayak gitu? Ternyata nggak! Yuk kita intip tradisi berlebaran di negara-negara lain!

xsfuxkq7xu

Di Turki, lebaran disebut Bayram. Setelah shalat Id, biasanya umat Islam di sana bersalam-salaman dan mengucapkan Mutlu Bayramlar, yang kurang lebih berarti selamat hari Bayram. Sementara itu, anak-anak seringkali keliling ke rumah-rumah tetangga untuk mengucapkan salam dan mendapatkan kue-kue, jajanan, permen, dan uang dari tetangga.

qczwnjld9f

Di Nigeria, lebaran penuh toleransi antara umat Islam dan Kristen dengan tradisi Sallah Kecil, di mana kedua umat mengucapkan Barka Da Sallah, salam sejahtera di hari raya setelah shalat Id. Nigeria juga mengenal mudik, di mana orang-orang mengunjungi saudara di kampung dan membagi-bagi THR.

thvggzlqfo

Sementara itu, di Arab sendiri tidak ada tradisi mudik. Orang-orang Arab lebih sering mengisi lebaran di rumah yang sudah didekorasi pernak-pernik bertema lebaran, dan malamnya baru bersilaturahmi ke rumah saudara. Lebaran di Arab juga seringkali diisi oleh pagelaran seni mulai dari tari, musik, puisi, sampai seni peran.

Menarik kan, tradisi-tradisi lebaran di negara lain? Yang selalu menjadi konstan adalah di manapun kita berada, momentum lebaran adalah momentum untuk berbagi, baik itu doa, salam, makanan, maupun uang. Yuk kita tetap jaga semangat berbagi ini sepanjang tahun!

Berbagi di Hari Fitri

lebaran

Lebaran sebentar lagi! Idul Fitri setiap tahunnya dirayakan untuk memperingati kemenangan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan, dan merayakan kembalinya kita ke fitrah. Lebaran identik dengan ketupat, opor, kumpul-kumpul keluarga, dan mudik, tapi apa lagi hal yang paling identik dengan lebaran?

Iya, hal itu adalah berbagi. Momentum lebaran adalah momentum berbagi dalam berbagai bentuk. Dalam bentuk formal, ada kewajiban untuk berzakat fitrah bagi yang mampu, menyumbangkan bahan makanan ke yang membutuhkan. Ada juga sedekah-sedekah dalam bentuk uang yang akan disalurkan ke kaum dhuafa.

Dalam bentuk informal, hampir seluruh ‘ritual’ yang menjadi tradisi lebaran melibatkan berbagi. Dengan open house dan membuat hidangan untuk makan-makan baik keluarga maupun tetangga, kita berbagi. Tradisi ‘THR’ alias bagi-bagi uang lebaran untuk anak-anak saat kumpul keluarga juga salah satu berbagi yang paling ditunggu oleh anak-anak. Bahkan ucapan ‘Minal aidin walfaizin’ juga sebenarnya punya arti, dan artinya bukan ‘mohon maaf lahir dan batin’. Arti sebenarnya adalah ‘semoga kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan’. Ini adalah doa dari kita untuk orang yang diberikan ucapan itu agar kembali fitri dan meraih kemenangan. Bahkan di ucapannya kita berbagi doa dengan orang lain.

Dalam semangat lebaran tahun ini, yuk kita teruskan kebiasaan berbagi ini ke hari-hari setelah lebaran dan berbagi sepanjang tahun!

Rumput Laut, Ngemil Enak dan Sehat

194186e1474759311o8395

Udah bukan rahasia lagi kalau rumput laut punya banyak banget manfaat buat kita dengan kandungan nutrisinya yang kaya. Kebanyakan jenis rumput laut banyak mengandung mineral seperti kalsium, iodine, dan zat besi. Rumput laut juga kaya protein, serat, dan vitamin, terutama vitamin K. Kandungan kalori dan lemaknya juga sangat rendah.

Belakangan ini lagi populer banget snack rumput laut yang bisa jadi alternatif keripik kentang. Dibuat dari lembaran-lembaran rumput laut yang dikeringkan, dipanggang, lalu dibumbui, snack ini dijual sebagai alternatif snack sehat yang sama bikin nagihnya kayak keripik kentang. Tapi apa benar snack ini sesehat rumput laut biasa, atau hanya taktik penjualan aja?

Ternyata itu bukan sekadar akal-akalan pemasaran. Semua kebaikan dari rumput laut mulai kandungan vitamin yang tinggi, protein, kalsium, dan juga menjadi salah satu sumber vitamin B12 yang alami dan bukan berasal dari binatang ada di dalam rumput laut.

Masih ragu mau nyoba snack rumput laut? Di Babacucu ada Big Sheet, snack rumput laut GRATIS loh! Mau nyobain? Yuk minta!

1495514257-1858353880

In This Corner of the World, Tetap Semangat Bahkan di Saat Perang

19030709_1166035816857395_1666762608078672935_n

Masa-masa pengeboman atom di Hiroshima saat Perang Dunia II adalah salah satu masa terkelam dalam sejarah Jepang. Banyak orang meninggal dan banyak juga mereka yang berhasil selamat hidup menderita setelah itu. Tapi apa semua orang langsung putus asa? Ternyata nggak! Inilah cerita yang ingin diangkat oleh film In This Corner of the World yang diadaptasi dari manga berjudul sama oleh Fumiyo Kono.

Film ini menceritakan Suzu, seorang perempuan yang tinggal di Eba, sebuah kota kecil di Hiroshima. Setelah dinikahkan dengan Shusaku, anak seorang insinyur kelautan dan pindah ke Kure, sebuah kota pelabuhan besar, kehidupan Suzu dan keluarganya mulai perlahan-lahan berubah seiring partisipasi Jepang di Perang Dunia II terus berlanjut dan laki-laki di sekitar keluarga mereka harus pergi perang, sementara para perempuan harus terus membantu di pabrik-pabrik. Bahkan dalam keadaan yang sulit dan kota asalnya menjadi korban bom Hiroshima, Suzu terus berjuang tanpa patah semangat untuk menjalani hidup.

Film yang disutradarai Sunao Katabuchi, asisten Miyazaki di film Kiki’s Delivery Service dan sutradara Black Lagoon ini sudah berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dan diputar di berbagai festival film, baik di Jepang sendiri maupun di luar negeri.

Sekarang, In This Corner of the World bakal datang ke Indonesia tanggal 14 Juni! Mau tau lebih banyak tentang filmnya? Klik poster di bawah ini!

18953361_1165099516951025_7585471009656645300_o

Gadget Lama? Jangan Dibuang!

phones

Banyak dari kita yang tiap beberapa tahun ganti hape. Dengan perkembangan smartphone saat ini yang hampir setiap tahunnya bisa keluar berbagai model dengan teknologi baru yang menggiurkan, upgrade gadget bagi banyak orang udah lumrah. Tapi setelah kita ganti gadget, kalau gadget lama kita nggak laku dijual, mau dikemanain?  Masa disimpen aja di rumah dan ngumpulin debu? Ada beberapa tips buat kalian mengurus gadget lama tanpa nyusahin orang lain dan ngerusak lingkungan, yuk simak!

Pertama-tama, semua kelengkapan gadget lama dikumpulkan dulu. Charger, headset, dan gadgetnya itu sendiri pastinya. Lalu, baik itu mau dilungsurin atau mau direcycle, ada baiknya data di dalam gadget itu dibackup dulu dan dihapus dari gadget itu. Jaga-jaga kalau sewaktu-waktu gadget tersebut diberikan ke orang lain.

Sampah elektronik berbahaya bagi lingkungan. Dari kabel-kabel, hape itu sendiri, dan baterai di dalamnya, semuanya mengandung elemen yang dapat mengontaminasi lingkungan jika dibuang asal-asalan.  Lebih pentingnya lagi, semua bahan-bahan ini bisa didaur ulang dan dibuat menjadi barang baru.

Kalau keadaan gadget masih layak pakai, kenapa nggak coba kasih ke orang lain? Pasti banyak orang yang pengen gadget gratis, atau seenggaknya dijual murah ke mereka. Masih bingung karena nggak bisa nemuin orang buat dilungsurin gadget? Kenapa nggak Babacucuin aja?

14_banner_20141204-173951_banner-babacucu-new